RSUD Sulbar Perkuat Mutu Keperawatan Anak melalui Journal Reading Pinwheel & Stress Ball

RSUD Sulbar Perkuat Mutu Keperawatan Anak melalui Journal Reading Pinwheel & Stress Ball

MAMUJU – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan keperawatan melalui penguatan kompetensi dan kapasitas tenaga kesehatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Journal Reading dengan tema “Pinwheel & Stress Ball untuk Mengurangi Nyeri dan Kecemasan pada Anak saat Pemasangan Kateter Intravena (RCT)”.

Kegiatan Bidang Pelayanan Sub Bidang Keperawatan RSUD Provinsi Sulawesi Barat ini dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Perencanaan dan Pengembangan RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengembangan kompetensi sekaligus upaya membangun budaya pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga keperawatan di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter. Penguatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pembelajaran dan penerapan ilmu berbasis bukti menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta membentuk tenaga keperawatan yang profesional, kompeten, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri Mardariska, selaku PJ Malaqbi 3 Anak. Materi yang disampaikan membahas penggunaan pinwheel dan stress ball sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri dan kecemasan pada anak saat pemasangan kateter intravena.

Baca Juga  BPBD Sulbar Kirim Tim Asesmen Bantu Pemkab Mamasa Tangani Longsor

Melalui Journal Reading ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai hasil penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) yang mengkaji efektivitas penggunaan pinwheel dan stress ball dalam membantu anak menghadapi prosedur invasif. Penggunaan metode distraksi tersebut diharapkan dapat membantu mengalihkan perhatian anak, mengurangi rasa takut dan kecemasan, serta menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman selama menjalani tindakan keperawatan.

Baca Juga  Biro PBJ Setda Sulbar Perkuat Kapasitas ASN Hadapi Transformasi Pengadaan melalui Mini Kompetisi Katalog Elektronik Versi 6

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga keperawatan merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.

“Journal Reading merupakan salah satu sarana bagi tenaga keperawatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kompetensi berdasarkan evidence atau bukti ilmiah. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan sehingga pasien mendapatkan asuhan keperawatan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ujar dr. Musadri Amir.

Menurutnya, pelayanan kepada pasien anak membutuhkan pendekatan yang tidak hanya memperhatikan aspek klinis, tetapi juga kondisi psikologis dan emosional anak.

“Dalam memberikan pelayanan kepada anak, aspek kenyamanan dan kecemasan perlu menjadi perhatian. Penggunaan metode sederhana seperti pinwheel dan stress ball dapat menjadi salah satu bentuk pendekatan yang membantu anak lebih tenang ketika menjalani prosedur. Hal ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan berorientasi kepada pasien,” tambahnya.

Baca Juga  Merawat Silaturahmi Melalui Sapaan Pagi, Plt Sekda Bangun Kebiasaan Saling Menyapa di Lingkup Pemprov Sulbar

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tenaga keperawatan untuk semakin aktif mengembangkan pengetahuan, berdiskusi, serta menerapkan hasil penelitian dalam praktik pelayanan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen membangun budaya mutu dan pembelajaran di lingkungan rumah sakit. Upaya tersebut sekaligus mendukung terwujudnya SDM kesehatan yang unggul, profesional, berkarakter, serta mampu memberikan pelayanan yang semakin aman, nyaman, ramah, dan bermutu bagi seluruh pasien, termasuk pasien anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *