MAMUJU — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menerima kunjungan tim peneliti dari Badan Geologi Kementerian ESDM di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka penelitian potensi mineral di wilayah Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju.
Pada kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Dinas ESDM Sulbar, Alexander Arruanpasau, serta para pejabat fungsional bidang mineral dan batubara. Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam upaya pemetaan serta pengembangan potensi sumber daya mineral secara berkelanjutan. Kepala Dinas ESDM Sulbar menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian yang dilakukan Badan Geologi.
Bujaeramy Hassan menjelaskan bahwa penelitian potensi mineral merupakan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Geologi Kementerian ESDM. Badan Geologi memiliki tugas dan fungsi melakukan penyelidikan dan penelitian geologi, termasuk pemetaan potensi sumber daya mineral di seluruh wilayah Indonesia.
“Kewenangan tersebut mencakup tahap hulu hingga hilir, mulai dari survei awal, eksplorasi, hingga penyusunan rekomendasi teknis, sementara pemerintah daerah berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan,” ujarnya.
Kandungan mineral yang diteliti di wilayah Sulawesi Barat memiliki potensi untuk mendukung pembangunan daerah, sepanjang dikelola dengan prinsip berkelanjutan, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian Badan Geologi nantinya diharapkan menjadi dasar ilmiah yang kuat bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya mineral yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan pengelolaan sumber daya alam sebagai salah satu pilar pembangunan daerah, dengan tetap mengedepankan prinsip kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.






