Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Trans Sulawesi Desa Mekkata, Satu Korban Alami Luka Serius

Majene – Swaramandar.com, Sebuah kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Alle-Alle, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pada hari senin (20/1/25).

Insiden ini melibatkan sebuah kendaraan mini bus Toyota Avanza warna hitam metalik dengan nomor polisi DD 1914 SI dan sepeda motor Yamaha NMAX nomor polisi DD 5616 KK.

Kasi Humas Polres Majene Iptu Suyuti mengatakan, Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Prasetyo Dwi Pratama dan sepeda motor Yamaha N-Max yang dikemudikan oleh Ahmad warga dusun Tanisi desa Mekatta bergerak dari arah Majene menuju Mamuju dengan kecepatan relatif sedang.

Baca Juga  Sengketa Batas Kebun di Mirring Berakhir Damai, Polsek Binuang Jadi Penengah

Sementara itu, pengendara sepeda motor NMAX, Ahmad, tengah bermaksud singgah di salah satu rumah warga untuk menanyakan surat kendaraan motornya.

Saat Ahmad akan singgah, tiba-tiba mobil Toyota Avanza yang datang dari arah belakang menabrak sepeda motor tersebut. Akibat tabrakan ini, pengendara sepeda motor Yamaha NMAX terlempar ke depan.

Baca Juga  Kapolres Majene Hadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Pendopo Rujab Bupati Majene

Ahmad mengalami luka terbuka cukup serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke Puskesmas Malunda untuk mendapatkan perawatan medis.

Personel kepolisian sektor Malunda langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Hingga berita ini diturunkan, kondisi Ahmad masih dalam penanganan medis, sementara pihak kepolisian terus menyelidiki penyebab kecelakaan lebih lanjut.

Baca Juga  Polresta Mamuju Tahan Seorang Oknum ASN, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 135 Juta

Masyarakat yang melintas di jalan trans Sulawesi diimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman, terutama di area-area padat aktivitas warga. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bagi seluruh pengguna jalan guna menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *