Majene  

Puluhan Hektar Tanaman Bawang Merah di Tande Gagal Panen, Ini Sebabnya

MAJENE, Kekeringan lahan pertanian karena kesulitan mendapatkan air mengakibatkan puluhan hektar tanaman bawang merah di Kelurahan Tande, Kab.Majene, Provinsi Sulawesi Barat mengalami gagal panen.

Salah satunya Ismail (50) yang juga mengalami kerugian, Ayah lima anak ini mengaku rugi sampai puluhan juta akibat gagalnya panen tahun ini.

“Musim kemarau yang berkepanjangan menjadi pemicu utama kegagalan tanaman kami. Apalagi alternatif pengairan (Air embun) belum berfungsi sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Baca Juga  Hari Pers Sedunia 2025, Sejumlah Wartawan Majene Ngumpul di Cafe Omah Boyang

Padahal, lanjut Ismail, dirinya sudah menargetkan waktu panen tepat di bulan puasa, untuk mengimbangi pengeluaran di bulan puasa. “Tapi karena kondisinya begini terpaksa kami gigit jari,” keluhnya.

Baca Juga  “Kasus Korupsi Kapal Majene: HMI Desak Penahanan, Kejari Janji Tuntaskan”

“Kami berharap pemerintah memberikan solusi, agar petani bawang merah seperti kami bisa melewati masa-masa sulit seperti saat ini, terutama soal kebutuhan air karena ini yang menjadi keluhan besar kami “tegasnya.

Baca Juga  Car Free Day Kembali, PJs Bupati Majene Berbaur dengan Warga. Ada Vocher Gratis

Di tempat yang sama, Farhan (43) Seorang Warga Leppe turut membenarkan tentang kondisi kebun bawang yang berada di area pegunungan itu.

“lya terpaksa kami menyelamatkan puing-puing bawang merah yang masih tersisa,” celoteh Lelaki dengan senyum khas itu, Kamis, (14/03/2024). (Arjun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *