MAMUJU — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Perpusip Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Dinas Perpusip Kabupaten Mamasa, serta Tim Protokoler Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Kamis (3/9/2026).
Rapat yang berlangsung secara daring tersebut membahas persiapan pelaksanaan Festival Literasi yang akan dilaksanakan di tiga titik kegiatan, yakni Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kabupaten Mamasa. Koordinasi difokuskan pada teknik pelaksanaan, penyelarasan agenda, serta kepastian jadwal kehadiran Kepala Perpusnas RI dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, dan dihadiri panitia Festival Literasi dari tingkat provinsi, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kabupaten Mamasa.
Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Kearsipan dan Protokol Perpustakaan Nasional RI, Rosy Ardriyani, bersama jajaran Tim Protokoler Perpusnas RI.
Dalam rapat tersebut, Mustari Mula menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar seluruh panitia, mengingat rangkaian kegiatan Festival Literasi akan dilaksanakan secara berantai di tiga lokasi dan turut dihadiri oleh Kepala Perpusnas RI.
“Perlu koordinasi yang baik antar semua panitia, karena kehadiran Kepala Perpusnas RI akan berlangsung di tiga titik pelaksanaan yang berantai. Karena itu, perlu perencanaan yang matang, mulai dari proses penjemputan, penerimaan, agenda kegiatan, hingga pengantaran ke lokasi berikutnya,” ujar Mustari.
Menurutnya, setiap tahapan harus dipersiapkan secara detail agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan agenda yang telah disepakati.
Koordinasi tersebut juga dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi kendala dalam perpindahan rombongan dari satu lokasi ke lokasi berikutnya. Dengan melibatkan panitia dari tingkat provinsi dan kabupaten serta Tim Protokoler Perpusnas RI sejak tahap persiapan, diharapkan seluruh kebutuhan teknis dan protokoler dapat diselaraskan dengan baik.
Selain membahas aspek teknis, rapat juga menjadi forum untuk menyinkronkan susunan agenda di masing-masing daerah, termasuk waktu pelaksanaan, rangkaian penyambutan, agenda utama, hingga mobilisasi rombongan.
Mustari menegaskan bahwa kesuksesan pelaksanaan Festival Literasi tidak hanya ditentukan oleh kegiatan di masing-masing titik, tetapi juga oleh kesiapan seluruh pihak dalam membangun koordinasi sejak awal hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar dari titik pertama sampai titik terakhir. Karena waktunya berantai, maka komunikasi dan koordinasi antar panitia harus terus dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, kehadiran Tim Protokoler Perpusnas RI dalam rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan teknis pelaksanaan dan tata protokol selama kunjungan Kepala Perpusnas RI di Sulawesi Barat.
Pelaksanaan Festival Literasi merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi dan akses masyarakat terhadap sumber-sumber pengetahuan.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Perpusip Sulbar bersama Perpusip Polman, Perpusip Mamasa, dan Tim Protokoler Perpusnas RI berkomitmen mematangkan seluruh persiapan agar Festival Literasi dapat terlaksana dengan baik serta memberikan dampak positif terhadap penguatan budaya literasi dan peningkatan minat baca masyarakat di Sulawesi Barat.






