Daerah  

TANGGUH Hadirkan Dasbor Monitoring untuk Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Pemprov Sulbar

MAMUJU — Upaya meningkatkan kepastian hukum dan pengamanan aset tanah milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus didorong melalui inovasi TANGGUH (Tata Kelola Sertifikasi Tanah yang Unggul dan Handal). Inovasi yang digagas oleh Fauzan, selaku Kepala Bidang Pertanahan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Sulbar, ini mengedepankan pemanfaatan teknologi digital melalui dashboard monitoring sertifikasi tanah.

Baca Juga  Kepala Dispoparekraf Sulbar Pastikan Sandeq Silumba 2026 Digelar 25–27 September

TANGGUH dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sertifikasi tanah, khususnya dalam menjawab tantangan pendataan aset, kelengkapan dokumen, pemantauan status sertifikasi, serta koordinasi antarperangkat daerah dan instansi pertanahan.

“Melalui Dasbor Monitoring, informasi mengenai aset tanah pemerintah daerah dapat ditata dan dipantau secara lebih terstruktur,” kata Fauzan, Senin (26/10/2026).

Baca Juga  Komisi II DPRD Polman Kunjungi DKP Sulbar, Bahas Penguatan Perikanan Tangkap dan Budidaya untuk 2027

Data yang dikelola mencakup identitas bidang tanah, lokasi, luas, kelengkapan dokumen, status sertifikasi, serta perkembangan proses penyelesaian setiap bidang tanah sesuai data yang telah dihimpun dan diverifikasi.

Baca Juga  Etape Kedua Sandeq Silumba Dimulai, 80 Perahu Langsung Disambut Angin Kencang, 1 Terbalik

Fauzan juga mengatakan, keberadaan Dasbor TANGGUH diharapkan dapat membantu mengidentifikasi bidang tanah yang telah bersertifikat, sedang dalam proses sertifikasi, belum diproses, maupun yang membutuhkan penanganan khusus.

“Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas kerja, mengidentifikasi kendala, dan memantau perkembangan penyelesaian sertifikasi secara lebih terukur,” pungkasnya.

Naskah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *