Daerah  

Longsor di Mamasa, Lima Desa Terisolir

MAMASA – Hujan deras sejak kemarin yang melanda Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, mengakibatkan sejumlah tebing tak mampu menahan derasnya air hujan dan longsor pun terjadi, Rabu (29/11/2023) sekira pukul 22.00 wita.

Baca Juga  Terobosan Tanpa Jeda: Disdukcapil Bone ‘Lawan’ Hari Libur Demi Pastikan Hak Administrasi Warga

Longsor besar terjadi di jalan poros Dusun Taloang Desa Periangan Kecamatan Tabulahan Mamasa.

Akibatnya, lima desa terisolir, yaitu desa Tabulahan, Desa Gandang Dewata, Desa Peu, desa Saluleang dan desa Periangan.

Baca Juga  Wagub Sulbar Salim S Mengga Buka Peluang Investasi Kelapa Dalam, Janjikan Kemitraan yang Menguntungkan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat material longsor sepanjang 6 meter yang menutupi semua badan jalan di dusun Taloang.

Hingga saat ini, sejumlah aparat polisi dan TNI dibantu warga sementara melakukan pembersihan.

Baca Juga  Kerukunan Mandar Mammesa, Berbagi Takjil di Perantauan

Kepada wartawan, Kapolsek Tabulahan Ipda Samson mengatakan, saat ini, kondisi jalan belum bisa dilalui kendaraan. “Anggota sementara di TKP kerja manual,” ungkapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *