Daerah  

DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Edukasi Tenaga Kesehatan, Perkuat Penanggulangan Penyakit Menular di Mamuju

DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Edukasi Tenaga Kesehatan

MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat upaya penanggulangan penyakit menular melalui kegiatan Sosialisasi Penyakit Menular yang dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Sitti Suraidah Suhardi dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2PKL) DKPPKB Sulbar dr. Muh Ihwan, dengan sasaran meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai tantangan penanggulangan penyakit menular di daerah.

Sosialisasi tersebut dilatarbelakangi masih tingginya beban penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TB), demam berdarah dengue (DBD), dan HIV di Kabupaten Mamuju. Kondisi ini membutuhkan penguatan edukasi, koordinasi, serta keterlibatan berbagai pihak untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.

Baca Juga  DKPPKB Sulbar Perkuat Transformasi Digital melalui Sosialisasi Aplikasi Fleksi Tahap III

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat hadir sebagai narasumber untuk memberikan edukasi dan memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai pentingnya penanggulangan penyakit menular. Keterlibatan unsur legislatif diharapkan turut memperkuat perhatian terhadap persoalan kesehatan masyarakat dan mendorong dukungan lintas sektor.

Sementara itu, keterlibatan DKPPKB Sulbar menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi program pencegahan dan pengendalian penyakit. Tenaga kesehatan diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini, edukasi masyarakat, penanganan sesuai standar, serta tindak lanjut terhadap kasus yang ditemukan.

Baca Juga  Kepala Dispoparekraf Sulbar Pastikan Sandeq Silumba 2026 Digelar 25–27 September

Penanggulangan TB, DBD, dan HIV membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing penyakit. Upaya tersebut mencakup penemuan dan pengobatan kasus TB, pemberantasan sarang nyamuk serta pengendalian faktor risiko DBD, dan perluasan akses pemeriksaan serta pengobatan HIV dengan tetap menjaga kerahasiaan dan menghindari stigma terhadap pasien.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyatakan bahwa melalui sosialisasi ini, peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program di fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat penyampaian informasi yang tepat kepada masyarakat.

Baca Juga  DPRD Sulbar Targetkan Pembahasan APBD-P 2026 Rampung September

Kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagai bagian dari visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

DKPPKB Sulbar berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat agar upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *