SD Negeri 2 Kampung Baru Bersolek, Sukses Pukau Tim Penilai Adipura Lewat Aksi Bersih dan Pengolahan Kompos Mandiri

MAJENE – SD Negeri 2 Kampung Baru sukses mencuri perhatian Tim Penilai Adipura saat melakukan kunjungan verifikasi lapangan baru-baru ini. Sekolah dasar ini menunjukkan transformasi yang signifikan, terbukti dari kondisi lingkungan sekolah yang kini tampil jauh lebih bersih, sehat, dan tertata rapi.
Saat tim penilai berkeliling, perubahan besar langsung terlihat pada kebersihan halaman sekolah yang bebas dari sampah, saluran air yang mengalir lancar tanpa sumbatan, serta keasrian taman-taman kelas.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan keterlibatan aktif seluruh guru serta staf yang bahu-membahu mempersiapkan sekolah demi mendukung penilaian Adipura di wilayah tersebut. Tak hanya menjaga kebersihan fisik, sekolah ini juga telah menyediakan fasilitas pengolah pupuk kompos secara mandiri untuk mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman sekolah.

Di balik perubahan positif ini, ada sentuhan kepemimpinan yang kuat dari Ibu Muliana selaku Kepala SD Negeri 2 Kampung Baru. Sebelum mengabdi dan membawa perubahan di sekolah ini, Ibu Muliana dikenal memiliki rekam jejak yang solid dalam dunia pendidikan, salah satunya saat sukses menjabat sebagai Kepala SD Negeri 55 Deteng-Deteng. Pengalaman panjangnya tersebut menjadi modal besar dalam menggerakkan roda organisasi sekolah.

Baca Juga  SDN 19 dan 41 Rangas Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Tanamkan Semangat Persatuan kepada Peserta Didik

Transformasi di SD Negeri 2 Kampung Baru ini menjadi bukti nyata bahwa membangun lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Dalam hal ini, peran kepala sekolah menjadi motor penggerak utama yang krusial dalam mengajak, memotivasi, dan menyatukan visi seluruh warga sekolah untuk mencapai tujuan bersama.

Baca Juga  Mithhar Thala Ali Buat Gebrakan Untuk Majukan Pendidikan di Sulbar!

Menanggapi respon positif dari Tim Penilai Adipura, Ibu Muliana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh warga sekolah. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari sebuah proses.
“Saya sangat berharap kebersihan dan kekompakan yang telah kita bangun bersama ini dapat terus dijaga.

Baca Juga  Gen Literasi Mamuju Tengah Hidupkan Semangat Membaca, Dukung Program Wajib 20 Buku Gubernur Sulbar

Menjaga kebersihan sekolah itu bukan hanya dilakukan saat ada penilaian Adipura saja, tetapi harus ditanamkan dan menjadi kebiasaan sehari-hari seluruh warga sekolah demi kenyamanan belajar anak-anak kita,” pungkas Ibu Muliana hangat. (HGDP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *